Cara Berfikir

Hidup ini bagaikan berada di sebuah Pesta meriah yang dipenuhi suara orang berbincang, alunan musik, dan denting gelas. Namun, bahkan di tengah kebisingan itu, Anda masih mampu memahami orang di depan Anda, atau 10 meter dari Anda. Ini karena perhatian kita bersifat selektif- Kita mampu memasang telinga terhadap beberapa hal tertentu dan menutup telinga terhadap yang lain, dan semua adalah tentang menetapkan saluran fokus mental Anda saja.

Hidup ini Ambigu, bermakna ganda; ada begitu banyak jawaban yang benar- semuanya tergantung pada apa yang sedang anda cari. Namun bila anda berpendapat bahwa hanya ada satu jwaban yang benar, Anda akan berhenti mencari begitu menemukan sebuah jawaban.

Di sebuah SMU, ada seorang guru bahasa inggris yang menggambar seperti ini di papan tulis :Titik

Ia bertanya kepada murid”nya, gambar apa itu.

“akhirnya ada satu orang yang menjawab ,”sebuah titik spidol di papan tulis.” Murid” lain tampak lega karena jawaban telah diberikan dengan jelas, dan kelas terdiam. ” Aku Heran Dengan Kalian,” ujar guru itu. “Kemarin aku melakukan tes yang sama kepada anak TK, dan merekan mampu memikirkan 50 hal berbeda dari gmbar ini : mata burung hantu, puntung cerutu,kerikil,upil,telurbusuk,dll. Imajinasi mereka benar” berlajan” ujarnya.

Ternyata dalam kurun waktu 10 tahun antara TK dan SMU,kita tidak hanya belajar cara menemukan jawaban yang benar, melainkan juga kehilangan kemampuan mencari lebih dari satu jawaban benar. Kita telah belajar sikap spesifik, Sekaligus kehilangan banyak IMAJINASI.

 

Dikutip dari buku “WHACK”


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s