1 Detik Berarti Segalanya

1 Detik akan sangat berharga untuk momen yang gak bisa kita gantikan dengan apapun, saat semuanya lewat begitu saja di hadapan kita, semuanya berlalu tanpa mengizinkan kita untuk mengucap beberapa kata atau bahkan memeluk orang-orang yang kita sayangi.

1 Detik akan sangat menentukan bagaimana besok, lusa, dan hari-hari setelahnya untuk bagaimana kita menjalani kehidupan yang kita pilih sesaat sebelum 1 detik itu berlalu.

1 Detik tidak dapat dibandingkan dengan ucapan, langkah, pelukan, ciuman, ungkapan, memikirkan, memilih, kenapa ? 1 detik tidak akan cukup bahkan untuk sebuah niat. 1 detik akan terasa lama dalam suatu video saat kita membuat nya menjadi slowmotion, pernah kebayang gak sih kalo hidup bisa di play, pause, rewind, loop, or make it slow ? bahagia ? puas ? semua keinginan tercapai ? i don’t think so.

Ada sebuah film yang menggambarka  jika hidup bisa seperti itu dengan sebuah “remote tv” seolah dia sang raja waktu, dia bisa melakukan semuanya tanpa ada kesalahan, tapi konsekuensi akan tetap hadir dalam setiap anugerah yang kita dapat guys.

Seorang presiden akan merasa bangga saat dia terpilih untuk menjadi orang no. 1 dari negaranya, tapi konsekuensinya adalah dia memikul seluruh harapan warga negaranya, memegang tanggung jawab seluruh warga negaranya, memikul masalah dari seluruh warga negaranya. Can you solve it ? 1 wadah diisi dengan ribuan ton air tentu gak bakal cukup apalagi wadahnya cuma seukuran gelas anak bayi. 

Wadah adalah tempat untuk menampung segala aspirasi, masukan, kritikan, bahkan hal yang postif dan negatif dari luar diri ke dalam diri kita. Buatlah wadah itu besar guys, gimana caranya ? kalian bertanya bagaimana caranya ?

Coba pikirkan kembali reaksi kalian saat menerima masukan, kritikan, saran, ungkapan, cacian, motivasi, dll dari orang lain atau dari suatu media terhadap diri kalian ? 80% dari diri kita mampu menampung hal positif tapi sisanya untuk yang negatif sedangkan hidup ini berbanding terbalik, luangkanlah wadah itu untuk menampung banyak hal negatif dari pada yang positif.

Pertanyaannya kenapa ? Positif ketika masuk, berubah menjadi sebuah senyuman, semangat, dan terkadang jadi perasaan bangga dan kepuasan terhadap pencapaian diri kita. dan setelah itu hal yang sama tidak akan membuahkan hasil yang sama, people ask for more, more, and more from you, everytime you step at higher level it means you have to keep high and high dan semua hal akan menjadi tekanan, saat itu terus terjadi… akan drastis menjadi negatif dan menjatuhkan kita ke tempat terendah terbalik dari pencapaian kita. Buth waktu yang lama, kerja keras yang super extra untuk mendapatkan hal positif, namun untuk hal yang negatif kalian bisa mengira-ngira bahkan dalam 10 menit itu bisa saja terjadi.

Bersyukur kalo wadah di dalam diri kita cukup lebar dan dalam untuk menampung itu semua, kalo enggak ? ya siap-siap gabung ke frekuensi galau tingkat nasional :p

Ini adalah gambaran tentang bagaimana kita seharusnya menilai dan menelaah apa yang seharusnya kita telan matang-matang. Banyak orang besar yang bilang kita harus lebih banyak mendengar dari pada berbicara, harus lebih banyak memberi daripada menerima, lebih sering melihat dari pada dilihat.

People will consume you, perlahan-lahan tapi jelas kalo hakikat manusia adalah enggak pernah puas dengan sesuatu hal, bagaimana kalo kita udah enggak mampu menyeimbangkan hal itu ? bersiaplah untuk berdiri dibawah tekanan yang sangat dashyat.

1 Detik akan terasa lama saat melihat nya dari Jam Analog, tapi cobalah untuk melihatnya dari Jam DIgital yang menunjukkan waktu dalam ukuran sepersekian second.. akan terasa lebih lama dari seharusnya.. terasa lebih lama kalo kita terus memperhatikan jarum jam dari pada kita mengabaikannya.

Waktu tidak pernah berjalan lebih cepat atau lebih lambat, tapi kita mampu melakukan, mampu untuk bisa menjalani segala hal dengan lebih cepat atau justru lebih lama🙂

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s