Halloween, ‘Vampir’ dan ‘Zombie’ Gentayangan di Dunia Maya

halowenHalloween sudah di depan mata. Sudah siap dengan ancaman-ancaman yang menakutkan? Terkait dengan perayaan Halloween di akhir tahun ini, Trend Micro membuat infografik berjudul ‘Ancaman Keamanan Cyber Paling Menakutkan’ (The Scariest Cyber Security Threats) yang mengasosiasikan karakter atau tokoh Halloween dengan jenis ancaman pada dunia cyber.

“Sekelompok peneliti kami telah membuat infografik yang membandingkan karakter tradisional Halloween yang menakutkan dengan ancaman cyber yang sesuai dengan karakter karakter halloween tersebut,” ungkap Richard Medugno, Marketing Communication Project Manager Trend Micro.

Misalnya, lanjut Medugno, Vampir yang diasosiasikan dengan Trojan pada online banking yang menyedot dana di akun nasabah. Zombie pada film-film Halloween di Hollywood merupakan model yang dapat diasosiasikan dengan peretas yang menciptakan ‘zombie-zombie’ mereka – makhluk yang tak memiliki pikiran dan dikendalikan oleh botmasters yang membuat mereka melakukan penawaran jahat mereka”.

‘Hantu’ merepresentasikan serangan yang direncanakan di mana serangan ini didesain untuk tidak terlihat atau terdengar. “Penelitian kami mengindikasikan bahwa untuk jenis serangan ini, waktu rata-rata dari penerobosan awal hingga ke pendeteksian telah meningkat secara dramatis pada beberapa tahun belakangan ini,” ungkap Medugno.

Berikut fakta-fakta yang lebih menakutkan lainnya tentang ancaman online (lihat infografik):

-. ‘Vampir’ dapat diasosiasikan dengan trojan pada online banking. Makhluk ini menyedot dana dari akun nasabah bank. Trojan pada online banking meningkat sebesar 30% dari triwulan 1 (Q1) 2013 ke triwulan 2 (Q2) 2013.

-. Zombie diasosiasikan dengan peretas. Makhluk tak berpikiran ini dikendalikan oleh botmasters. Mereka (peretas) mencuri informasi, menggunakan sumber daya perangkat dan melakukan perbuatan merugikan lainnya. Tiga puluh juta koneksi antara bots dan layanan C&C terjadi pada semester pertama 2013.

-. ‘Hantu’ diasosiasikan dengan serangan yang direncanakan (targeted attacks). Serangan ini didesain agar tidak dapat terdengar dan terlihat. Pelaku penyerangan ini berperilaku makin baik seperti hantu di jaringan yang tidak terlihat dan terdengar.

Waktu rata-rata sejak penerobosan awal hingga ke pendeteksian lebih lama 35 hari, di mana pada 2011 butuh waktu 175 hari untuk mendeteksi serangan ini sejak penerobosan awal dan pada 2013 butuh waktu 210 hari untuk mendeteksi serangan.

-. ‘Kelelawar’ diasosiasikan dengan mobile spyware di mana mobile spyware ini membuat peretas dapat melihat dan mendengar apa yang ada di dekat perangkat mobile dari jarak jauh. Hal ini mirip dengan kemampuan kelelawar yang dapat bergantungan di atas dan bawah, hidup dalam gelap dan memiliki kemampuan yang baik saat malam hari.

Butuh waktu 18 tahun untuk mencapai 1 juta ancaman atau serangan pada PC. Sedangkan pada mobile hanya butuh waktu kurang dari 5 tahun untuk mencapai 1 juta serangan.

-. ‘Penyihir’. Seperti penyihir yang melafalkan mantra untuk mengubah sesuatu, pelaku kejahatan cyber dapat mengubah malware mereka menggunakan skrip polymorphic yang secara otomatis dapat mengubah kode tiap korbannya, menyasar tiap korbannya dengan malware kustom untuk mengambil keuntungan dari sistem mereka. Terdapat lebih dari 10.000 C&C yang teridentifikasi pada triwulan 1 dan 2 pada 2013.

 

Dikutip dari Detik.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s