KEPERGIANMU

tidak ada lagi kamu yang memenuhi kotak inbox dihandphoneku, tidak ada lagi sapamu sebelum tidur yang mengantarkanku.tidak ada lagi genggaman tanganmu yang menguatkan setiap langkahk, tidak ada lagi pelukan yang meredam segala kecemasan. tanpamu semua berbeda dang tidak lagi sama!!

aku membuka mata dan berharap hari-hariku berjalan seperti biasanya, walaupun tanpa kamu. walaupun tidak ada kamu yang memenuhi hari-hari ini. sering kali aku terbiasa melirik kelayar handphone, namun tidak ada ucapan selamat pagi dari kamu dengan emote kiss dan peluk yang membuat energiku. pagi yang berbeda. ada sesuatu yang hilang.

lalu aku menjalani aktivitasku seperti biasa. kamu tentu tahu itu. dulu kamu memang selalu mengerti kegiatan dan rutinitasku. namun, sekarang tidak ada lagi kamu yang berperan aktif dalam siang dan malamku. tidak ada lagi telfon yang menemani setiap melamku. bukan masalah besar memang. aku mandiri dan sangat tahu hal-hal yang seharusnya aku lakukan. tapi….. kamu tentu tau tidak mudah mengiklaskan perpisahan.

rasa ini begitu absurd dan sulit untuk di deskripsikan. kamu membawa jiwaku melayang dan mengasingkan aku kedunia yang bahkan tidak kuketahui. aku bercermin memerhatikan setiap lekuk wajahku dan tubuhku. aku tak mengenal sosok didalam cermin itu. tak ada aku dalam cermin yang kuperhatikan sejak tadi. aku berbeda dan tidak lagi mengenal siapa diriku. seseorang yang kukenal didalam tubuhku kini hilang setelah kepergianmu. kamu merampas habis cinta yang kupunya. melarikannya kesuatu tempat yang sulit kujangkau. entah dimana aku bisa menemukan diriku yang hilang itu. entah bagaimana caranya mengembalikan sosok yang kukenal itu kedalam tubuhku. aku bingung dan kehilangan arah. 

ingin rasanya melempar segala macam benda agar bisa memecahkan cermin itu. agar aku bisa lagi melihat diriku yang tak lagi kukenal. agar aku tak perlu menyadari perubahan yang begitu besar terjadi setelah kehilangan kamu. aku bisa berhenti mempercayai cinta jika terlalu sering tenggelam dalam rasa frustasi seperti ini. aku mungkin akan berhenti mempercayai lawan jenis dan segala janji-janji tololnya, siksaanmu terlalu besar untuku, aku terlalu lemah untuk merasakan semua rasa sakit yang telah kau sebabkan. 

bagaimana mungkin aku bisa menemukan seseorang yang lebih sempurna jika aku pernah memiliki yang paling sempurna ?

aku benci perpisahan. entah mengapa dalam peristiwa itu harus ada yang terluka, sementara yang lainnya bisa saja bahagia ataupun tertawa. kamu tertawa dan aku terluka. kita seperti saling menyakiti, tanpa tau apa yang patut dibenci. kita seperti saling memendam dendam, tanpa tau apa yang harus dipermasalahkan.

aku menangis sejadi-jadinya, sedalam-dalamnya atas DASAR CINTA. kamy tertawa sekeras-kerasnya atas DASAR……(?) entah harus aku sebut apa. aku tak pernah mengerti jalan pikiranmu yang begitu rumit itu. aku merasa sangat kehilangan, sementara kamu dalam hitungan jam telah menemukan yang baru. bagaimana mungkin aku menyebut semua adlah wujud kesetiaan? begitu sulit aku melupakanmu dan begitu mudahnya kamu melupakanku. inikah caramu menyakiti seseorang yang tak pantas kau lukai?.

jam berganti hari dan semua berputar tetap berotasi. aku jalani hidupku tentu tanpa kamu. kamu lanjtkan hidupmu tentu saja dengan dia. aku tak menyangka begitu mudahnya kamu menemukan pengganti. begitu gampangnya kamu melupakan semua yang telah terjadi. aku hanya ingin tu isi otakmu saja, apa kamu tak pernah memikirkan mendung yang semakin menghitam dihatiku? atau mungkin saja tak punya hati.

tak banyak hal yang bisa kulakukan, selain mengiklaskan. tak ada hal yang mampu kuperjuangkan, selain membiarkanmu pergi dan tak berharap kamu menggoreskan luka lagi. aku hanya berusaha menikmati luka hingga aku terbiasa dan akan menganggapnya tak ada. kepergianmu yang tak beralasan, kehilangan yang begitu menyakitkan, telah kunikmati sakitnya.

aku muali suka dengan airmata yang sering kali jatuh untukmu. aku mulai menikamti saat-saat nafasku sesak ketika mengingatmu. aku mulai jatuh cinta pada rasa sakit yang telah kau ciptakan selama ini.

terimakasih dengan luka seperti ini, dengan rasa sakit sedalam ini. aku jadi tambah sering menulis lebih banyak dari biasanya.Gambar

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s