Manchester City Juara Dengan Tangan Dingin

Manchester City memastikan gelar Premier League setelah kemenangan efisien kontra West Ham.

vinnie-celebration-A39O4641

Manuel Pellegrini menjadi pelatih non-Eropa pertama yang berhasil menjuarai gelar Premier League. Tanpa drama menit akhir seperti dua tahun lalu, City memastikan gelar kedua dalam tiga tahun terakhir saat menang 2-0 kontra West Ham.

City pertama mengancam gawang kiper West Ham, Adrian, setelah kerja sama satu-dua apik Pablo Zabaleta dan Samir Nasri berujung ke umpan silang brilian yang disambut David Silva. Sayang, tembakan voli sang pengatur serangan masih melambung.

Tekanan terus diterapkan oleh para pemain City, terutama setelah berita bahwa Liverpool tengah tertinggal di Anfield dari Newcastle pada pertengahan babak pertama. Aleks Kolarov melepas tembakan geledek pada menit ke-20 yang masih bisa ditepis dengan sangat baik oleh Adrian.

Gol pertama yang sangat krusial akhirnya datang juga enam menit sebelum turun minum. Samir Nasri menjebol gawang West Ham dengan tembakan jarak jauh apik setelah mendapat operan Yaya Toure.

Babak kedua dimulai dengan sangat sempurna bagi para fans setelah hanya empat menit. Kapten Vincent Kompany membawa City unggul dua gol setelah memanfaatkan kemelut sepak pojok.

nasri-celebration

 

Setelah gol tersebut, City bermain lebih tenang dengan kesempatan terbaik berikutnya datang hampir 15 menit kemudian saat Kun Aguero tak terjaga di tengah kotak penalti tapi tandukannya masih terlalu tinggi.

Babak kedua dimulai dengan sempurna bagi para fans Blues. Kapten Vincent Kompany membawa City unggul dua gol setelah memeanfaatkan kemelut sepak pojok hanya empat menit setelah laga dimulai kembali.

Tempo laga setelah gol tersebut menurun dengan kesempatan berikutnya jatuh ke kaki Aguero yang secara mengejutkan gagal memanfaatkan peluang dari jarak hanya satu meter depan gawang Adrian.

Sekitar 10 menit sebelum bubar, Yaya menusuk untuk mengeksploitasi ruang di kotak penalti tapi sang pencetak 20 gol musim ini ragu untuk menembak atau memberi umpan silang sehinga salah mengontol bola.

Jelang akhir, pertandingan sempat menemui titik didih saat Mark Noble dan Kun Aguero terlibat dalam insiden tanpa bola dan keduanya harus mendapat kartu kuning serta diamankan oleh rekan tim masing-masing.

Kendati demikian, secara keseluruhan pasukan City sangat tenang dalam memanfaatkan kesempatan juara dan mereka mengambilnya dengan tangan dingin. City kembali jadi yang terbaik di Inggris!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s