Terima Kasih Mama…

Malam ini entah angin apa yang merasuki gua untuk memulainya, semuanya mengalir gitu aja bahkan gua gak sadar kalo air mata gua udah jatuh hampir setengah jam kebelakang.

Tulisan ini mungkin gak berarti apa-apa, gak bernilai apa-apa, bahkan gak kuat untuk gua nulis kali ini.

MAMA !

Iya malam ini anakmu menyadari betapa dia terlalu sering menyakiti hati seorang sosok yang terlalu berharga buat hidupnya… Sosok yang telah mengajarkan begitu banyak hal tentang betapa kerasnya hidup… Sosok yang memberi bekal untuk mempersiapkan anaknya tumbuh dewasa dan siap membuka mata untuk dunia…

Mama… Aku masih ingat semua hal yang udah Mama ajarin, Aku masih terus belajar untuk jadi manusia yang lebih baik seperti apa yang Mama selalu bilang saat aku kecil. Tapi entah kenapa, aku sedih dengan keadaan ini, keadaan dimana aku belum bisa memberikan kebahagiaan yang layak untuk Mama.

Mama… aku cuma mau minta maaf karena aku terlalu sering mengeluh tentang betapa badan dan otak ini letih bekerja, aku cuma pengen mama jangan nyerah untuk support aku yang gampang menyerah sama keadaan.

Mama… aku minta maaf kalo terkadang aku egois, aku kadang gak mau dengerin nasihat dari mama, aku cuma pengen mama jangan capek ya untuk terus nasehatin aku.

Mama… Aku cuma mau minta maaf kalo terkadang aku masih suka manja kaya anak kecil, aku cuma gak mau cepet-cepet dewasa walaupun gak mungkin tapi tolong jangan pernah berhenti belai aku ya.

Mama… Aku terkadang suka bohong sama mama karena keadaan yang mendesak walaupun aku tau itu salah, aku cuma pengen mama jangan berhenti percaya sama aku.

Mama… Aku minta maaf kalo sampe detik ini aku belum bisa ngasih tempat tinggal yang layak untuk keluarga kecil kita, aku belum bisa ngasih papa kenderaan supaya gak capek jalan kaki kesana-kesini di pinggir jalan, aku belum bisa ngajak keluarga kecil kita liburan ke tempat seperti yang mama selalu pengen, aku belum bisa untuk tiap hari beliin makanan yang mewah buat keluarga kecil kita, aku belum bisa buat mama bangga sama aku kaya tetangga rasain ke anak-anaknya, maaf aku belum bisa ngasih lebih dari yang sekarang aku bisa.

Mama… Aku cuma pengen mama sabar dulu, aku gak pernah tau berapa banyak waktu yang Tuhan kasih buat aku, aku cuma selalu berdoa dan berharap masih dikasih waktu untuk bahagiain keluarga kecil ini.

Mama… Aku pengen kalian tau kalo aku bekerja keras walaupun diumur ini sebenernya aku masih pengen kaya temen” aku yang masih bisa main sana sini. Tapi aku sadar kalo aku sekarang tulang punggung keluarga kecil ini.

Mama… Aku tahu terkadang mama suka nyembunyiin kalo mama pengen sesuatu barang karena takut aku gak bisa penuhin itu, tapi aku pengen mama mulai sekarang coba untuk terbuka… Mungkin gak saat itu tapi aku bakal berusaha untuk penuhin itu.

Mama… Aku cuma pengen mama tau kalo raga ini gak lebih dari tulang, daging, dan kulit yang tiap harinya ngerasain rasa panas, cape, dan kadang sakit… Tapi gak ada alasan untuk aku ngeluh karena aku punya mimpi untuk keluarga kecil ini dan aku percaya gak ada mimpi yang terlalu besar.

Mama… Terkadang otak aku rasanya capek dan kuat memikul sedemikian rupa tanggung jawab yang sejujurnya belum siap untuk aku pikul, tapi keluarga kecil ini adalah alasan untuk aku terus positif karena aku punya keinginan untuk bahagiain keluarga kecil kita.

Aku anak yang kalian besarkan untuk jadi seseorang, aku belum jadi seseorang dan aku gak bisa janjiin itu.
Satu” nya hal yang bisa aku janjiin cuma aku akan selalu sayang sama kalian, sama keluarga kecil ini
Aku rela kalo emang harus mengorbankan apapun untuk keluarga kecil ini
Aku siap untuk nerjang malam yang dingin atau siang terik untuk sesuap nasi buat kalian, karena saat masih kecil aku tau kita kadang lewatin momen yang sangat sulit.

Aku cuma pengen lihat senyum kalian, karena senyum itu alasan dari semua alasan kenapa aku bisa sekuat sekarang…
Bimbing dan doain aku terus
Topang aku saat aku jatuh
Ajar aku bagaimana membuka mata
Bagaimana caranya mendengarkan
Semua hal yang baik di dunia ini.

Dan aku selalu percaya gak ada mimpi yang terlalu besar untuk hal terkecil sekalipun

Love you my litlle family
Mom, Dad, and My litlle Sister
Thanks for love me as I love you guys


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s