Tips Memotret Pasar Tradisional

markettraditional

Jakarta – Bulan September 2014 ini, kontes FotoStop detikINET mengambil tema ‘Geliat Pasar Rakyat’. Pasar tradisional kerap kali diidentikkan sebagai tempat yang kotor dan becek. Padahal jika dilihat dari mata kamera, pasar rakyat dapat jadi obyek foto yang menarik.

Untuk kameranya sebenarnya kamera apapun bisa, tapi terkadang, kamera yang kecil seperti kamera compact/mirrorless yang berukuran relatif kecil lebih mudah dan tidak menjadikan Anda menjadi pusat perhatian. Kamera berukuran ringkas juga enak untuk mencari sudut-sudut yang tidak biasa.

Untuk lensanya, pilih yang cukup lebar untuk menangkap nuansa pasar yang warna-warni dan ramai dengan dagangan, atau gunakan lensa yang tele untuk memotret secara diam-diam (candid) dari kejauhan. Semua tergantung gaya foto dan kesukaan Anda.

Berikut beberapa tips saya untuk foto pasar tradisional yang lebih menarik

1. Coba carilah pedagangnya yang memakai baju tradisional. Memang agak sulit tapi mesti ada, biasanya yang memakai baju tradisional orang yang tua.

2. Carilah pasar tradisional di kawasan pedesaan. Salah satu pasar tradisional yang pernah saya kunjungi di daerah Jawa Tengah bernama Pasar Gawok. Di pasar ini masih ada berbagai dagangan yang unik bagi orang perkotaan, seperti ternak (itik, kambing, dll), ada juga pandai besi tradisional yang membuat dan memperbaiki alat-alat pertanian yang sudah langka.

Pandai besi di pasar Gawok
Pandai besi di pasar Gawok

3. Ada juga pasar tradisional yang cukup unik, seperti pasar terapung di Banjarmasin atau di Thailand. Usahakan mencari pasar terapung yang lebih tradisional, dimana dagangannya masih berupa hasil perkebunan milik pedagangnya sendiri daripada pasar terapung yang memang dibuat untuk turis.

Pasar terapung tradisional di Thailand.
Pasar terapung tradisional di Thailand.

4. Potretlah interaksi pedagang dan pembeli, misalnya saat tawar menawar, pedagang menyerahkan dagangannya atau pembeli sedang membayar.

Sekolah di jalan Roda, Bogor
Sekolah di jalan Roda, Bogor

5. Untuk komposisinya, cari angle/sudut yang tidak biasa, misalnya dari atas, atau sangat bawah. Gunakan lensa lebar untuk membuat foto berkesan lebih berdimensi dan dramatis.

Pasar di bawah Jembatan, Hanoi, Vietnam
Pasar di bawah Jembatan, Hanoi, Vietnam

6. Jangan takut atau malu saat memotret pedagang yang belum dikenal. Permisi dan tanyalah kepada pedagangnya apakah dia berkenan untuk difoto. Jika mereka bersedia, katakanlah kepada mereka untuk tidak berpose untuk Anda, dan menjalankan apa yang mereka kerjakan, lalu fotolah secara candid sehingga mendapatkan ekspresi yang lebih alami.

pasar_05

7. Pertimbangkan untuk mengubah foto menjadi hitam putih jika warna terasa terlalu mencolok. Dengan mengubah foto menjadi hitam putih maka ekspresi wajah orang menjadi lebih menonjol.

Semoga tips dan foto-foto diatas bisa menjadi inspirasi untuk kontes foto bulan ini.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s