Waspada, Inilah Hewan Yang Paling Banyak Membunuh Manusia!

042314600_1457967620-nj.jpg

Manusia adalah makhluk cerdas yang sering dicap sebagai perusak tumbuhan dan pembunuh para binatang. Namun jangan salah, tak jarang juga manusia sendiri yang jadi korban keganasan para binatang. Setiap tahunnya, ratusan ribu manusia tewas dibunuh oleh berbagai macam spesies binatang. Namun spesies apa sajakah itu?

Inilah daftar hewan-hewan yang paling banyak bunuh manusia :

 

Ikan Hiu & Serigala
Membunuh 10 Manusia Per Tahun

Ikan Hiu dan serigala memang memiliki kemampuan membunuh yang hampir tiada duanya. Tapi cuma sedikit yang menjadi korban. Setiap tahun sekitar sepuluh orang meninggal dunia akibat hiu dan serigala. Anda lebih berpeluang tewas karena panggangan roti ketimbang oleh kedua hewan ini.

 

Singa & Gajah
Membunuh 100 Manusia Per Tahun

Bahwa manusia kadangkala menjadi korban singa, bukan kemustahilan. Yang mengejutkan justru peluang terbunuh oleh gajah sama besarnya. Mamalia darat terbesar di dunia ini memang bisa menjadi agresif dan mematikan jika merasa terganggu. Setiap tahun kedua spesies membunuh rata-rata sekitar 100 orang.

 

Kuda Nil
Membunuh 500 Manusia Per Tahun

 

Tidak terhitung mainan anak-anak yang dibuat menyerupai seekor kuda nil. Kenapa tidak? Satwa ini bisa terlihat lucu dengan moncong dan badannya yang cendrung membengkak. Dan kuda nil juga termasuk jenis Herbivora. Tapi jangan terkecoh. Kuda nil terbukti dapat berlari sangat cepat dan mematikan. Setiap tahun sekitar 500 orang tewas akibat satwa yang satu ini.

 

Buaya
Membunuh 1000 Manusia Per Tahun

Soal siapa yang dianggap paling angker, buaya bisa dikatakan sejajar dengan singa dan ikan hiu. Satwa ini punya kemampuan membunuh yang sangat efektif. Tidak jarang korban bertubuh jauh lebih besar ikut menjadi korban, misalnya kuda nil, sapi atau, dalam kasus buaya air tawar, bahkan ikan hiu. Sekitar 1000 manusia tercatat tewas akibat gigitan buaya setiap tahunnya.

Cacing Pita
Membunuh 2000 Manusia Per Tahun

 

Cacing pita biasanya hidup di saluran pencernaan hewan vertebrata, entah itu ikan hiu, tikus atau manusia. Mereka biasanya masuk ke tubuh manusia sebagai telur atau larva yang tersimpan di dalam makanan. Kendati bisa disembuhkan, setiap tahun cacing pita membunuh 200 kali lipat lebih banyak manusia ketimbang ikan hiu.

 

Cacing Ascaris
Membunuh 2500 Manusia Per Tahun

Jenis parasit yang satu ini menyerupai cacing pita. Bedanya mereka tidak berdiam diri di saluran pencernaan. Setelah telur menetas, cacing Ascaris melubangi dinding usus dan menjangkiti paru-paru serta saluran pernafasan, lalu kembali ke saluran pencernaan untuk tumbuh besar. Sekitar satu miliar manusia terjangkit cacing Ascaris di seluruh dunia.

 

Siput Air Payau, Serangga Pengisap Darah, dan Lalat Tsetse
Membunuh 10.000 Manusia Per Tahun

Tiga satwa bersaing di tempat kelima dengan angka korban yang mencapai 10.000 per tahun. Ketiganya sebenarnya tidak berbahaya, melainkan parasit yang mereka bawa. Cacing Schistosomiasis misalnya rajin membunuh di Indonesia. Sementara penyakit Chagas disebabkan oleh bakteri bernama Trypanosoma cruzi yang biasa dibawa oleh serangga penghisap darah.

 

Anjing
Membunuh 25.000 Manusia Per Tahun

Rabies adalah infeksi virus yang sebenarnya bisa ditularkan oleh banyak jenis hewan. Tapi di banyak negara rabies ditularkan oleh anjing. Virus ini sangat licik. Penderitanya bisa bertahan lama tanpa menunjukkan gejala apapun. Dan ketika virus mulai aktif, tidak jarang berujung kematian. Untungnya saat ini manusia dan anjing bisa mendapat vaksinasi anti rabies dengan murah.

 

Ular
Membunuh 50.000 Manusia Per Tahun

Kebanyakan jenis ular tidak berbahaya dan bahkan tidak memiliki bisa sama sekali. Tapi yang lain mampu membunuh dengan efektif. Sekitar 50.000 orang di seluruh dunia menjadi korban gigitan ular setiap tahunnya – cukup untuk menempatkan reptilia ini sebagai pembunuh terbesar ketiga di dunia.

Nyamuk
Membunuh 750.000 Manusia Per Tahun

Di Eropa nyamuk cuma nuansa, tapi di tempat lain ia mematikan. Sebenarnya nyamuk dianggap berbahaya karena sering membawa parasit mematikan. Malaria misalnya membunuh rata-rata sekitar 600.000 orang setiap tahun. Demam berdarah, demam kuning dan radang otak juga disebabkan oleh bakteri atau virus yang dibawa nyamuk.

————————————————————————–

Ngeri banget ya guys.
Waspada aja deh sama hewan-hewan itu.
TERUTAMA NYAMUK

 

copyright from kaskus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s